REFLEKSI HARDIKNAS DAN HARKITNAS : NASIONALISME DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN



Maman Paturahman(1*),

(1) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


Semangat nasionalisme telah menjadi fondasi utama dalam memperkuat persatuan dan kedaulatan bangsa Indonesia sejak masa kebangkitan nasional hingga mencapai kemerdekaan. Namun, dalam era globalisasi yang semakin cepat, gairah nasionalisme mulai memudar, mengancam identitas dan semangat cinta tanah air generasi muda. Masalah ini menjadi perhatian karena pentingnya revitalisasi nasionalisme sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran pendidikan dalam merevitalisasi nasionalisme dan menyediakan rekomendasi strategis untuk memperkuat semangat cinta tanah air di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research), menelaah berbagai sumber literatur terkait nasionalisme, pendidikan, dan sejarah bangsa Indonesia seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme melalui karakter, pengetahuan sejarah, dan pembelajaran nilai-nilai Pancasila. Selain itu, pendidikan perlu menumbuhkan kesadaran akan makna keberagaman dan hakikat kedaulatan. Kesimpulan, revitalisasi nasionalisme harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan melalui pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Saran, pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menyusun program pendidikan yang mampu membangkitkan semangat cinta tanah air dan nasionalisme secara berkelanjutan.

Keywords


Nasionalisme, Pendidikan, Karakter Bangsa, Indonesia Emas 2045

Full Text:

PDF PDF

References


Ali, R. Moh. (2015). Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Yogyakarta: LkiS.

Armawi, Armaidy. (2019). Nasionalisme dalam Dinamika Ketahanan Nasional. Yogyakarta: UGM Press.

Astuti, Siti Irene. (2020). Ilmu Sosial Dasar. Yogyakarta: UGM Press.

Dewantara, Ki Hadjar. (2019). Menuju Manusia Merdeka. Yogyakarta: Leutika.

Gazalba, Sidi. (2021). Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu. Jakarta: Bratara.

Greenfeld, Liah. (2019). Nationalism: A Short History. English: Brookings Institution Press.

Hamalik, Oemar. (2022). Menjadi Guru Profesional: Teknik dan Strategi. Bandung: Jenmars.

Hatta, Meutia Farida. (2016). Bung Hatta: di Mata Ketiga Putrinya. Jakarta: Kompas.

Hatta, Mohammad. (2014). Demokrasi Kita: Idealisme & Realitas Serta Unsur yang Memperkuatnya. Jakarta: Balai Pustaka.

Hugiono dan P. K. Poerwantana. (2022). Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Bina Aksara.

Ismaun. (2015). Sejarah Sebagai Ilmu. Bandung: Historia Utama Press.

Kartodirdjo, Sartono. (2022). Sejarah Pergerakan Nasional dari Kolonialisme sampai Nasionalisme. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kohn, Hans. (2014). Nasionalisme: Arti dan Sejarahnya. Jakarta: Erlangga.

Soekarno. (2014). Pancasila Dasar Negara: Kursus Pancasila oleh Presiden Soekarno. Yogyakarta: PSP UGM Press.

Sunggono, Bambang. (2016). Metodologi Penelitian Hukum: Cetakan Keenam Belas. Jakarta: Rajagrafindo.

Swasono, Sri Edi. (2015). Kelengahan Ideologis dan Kelengahan Kultural dalam Pendidikan Nasional Kita. Jakarta: Badan Musyawarah Perguruan Swasta.

Tilaar, H.A.R. (2022). Membenahi Pendidikan Nasional. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Zed, Mestika. (2017). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v4i2.4190

Article Metrics

Abstract Views : 146 | PDF Views : 50 | PDF Views : 65

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Maman Paturahman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.