Pengembangan Kompetensi Multikultural Calon Konselor



Ruly Ningsih(1*), Eka Aryani(2), Palasara Brahmani Laras(3), Abdul Hadi(4),

(1) University of Mercu Buana Yogyakarta
(2) University of Mercu Buana Yogyakarta
(3) University of Mercu Buana Yogyakarta
(4) University of Mercu Buana Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Konseli memiliki perkembangan yang multidimensional. Untuk dapat memahami konseli secara menyeluruh, maka calon konselor perlu dipersiapkan agar memiliki kepekaan budaya. Sehubungan dengan kompleksnya upaya memahami  konseli tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pengembangan sensitivitas budaya calon konselor melalui photovoice diri. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan yang mana dilakukan dengan dalam setting kelompok dengan teknik photovoice kemudian calon konselor akan melaporkan hasil perubahan dalam dirinya di akhir sesi. Hasil studi menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memiliki pemahaman mengenai aspek-aspek yang ada dalam dirinya pribadi sebagai calon konselor, dan aspek dalam diri oranglain sebagai konseli.  Implikasi dari hasil ini yaitu agar sensitivitas budaya calon konselor dapat dikembangkan dengan memperhatikan aspek sosial-kultural khususnya dalam konteks konseling di Indonesia yang majemuk


Keywords


Sensitivitas Budaya, Calon Konselor, Photovoice

Full Text:

PDF

References


Alo Liliweri. (2011). Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

David Matsumoto. (2008). Pengantar Psikologi Lintas Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Daniels, J. A., D’Andrea, M. J., Lewis, J. A., & Lewis, M. D. (2011). Community Counseling. A multicultural-social justice perspective.

Gumilang, G. S. (2015). Urgensi kesadaran budaya konselor dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling untuk menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA). Jurnal Guidena, 5(2), 45-58. Doi: 10.24127/gdn.v5i2.316

Jacobs, E. E., Schimmel, C. J., Masson, R. L., & Harvill, R. L. (2015). Group counseling: Strategies and skills. Cengage learning.

Lewis, J. A., Lewis, M. D., Daniels, J. A., & D'Andrea, M. J. (2010). Community counseling: A multicultural-social justice perspective. Nelson Education.

Lewis, J. A., Lewis, M. D., Daniels, J. A., & D'Andrea, M. J. (2010). Community counseling: A multicultural-social justice perspective. Cengage Learning.

Marjo, H. K., Kartadinata, S., Suherman, U., & Rakhmat, C. (2017, August). Rancangan Model Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Empati Budaya Inklusif Mahasiswa Bimbingan dan Konseling di DKI Jakarta. In Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Bimbingan Dan Konseling 2017 (Vol. 1, pp. 58-83) Doi:

O’Hara, C., Chang, C. Y., & Giordano, A. L. (2021). Multicultural Competence in Counseling Research: The Cornerstone of Scholarship. Journal of Counseling & Development, 99(2), 200–209. https://doi.org/10.1002/JCAD.12367

Pedersen, P. B. (1991). Multiculturalism as a generic approach to counseling. Journal of Counseling & Development, 70(1), 6-12. https://doi.org/10.1002/j.1556-6676.1991.tb01555.x

Ridley, C. R., Sahu, A., Console, K., Surya, S., Tran, V., Xie, S., & Yin, C. (2021). The process model of multicultural counseling competence. The Counseling Psychologist, 49(4), 534-567. https://doi.org/10.1177/0011000021992339

Sahu, A., Console, K., Tran, V., Xie, S., Yin, C., Meng, X., & Ridley, C. R. (2021). A Case Using the Process Model of Multicultural Counseling Competence: 49(4), 568–585. https://doi.org/10.1177/0011000021990762

Sue, D. W. (2001). Multidimensional facets of cultural competence. The counseling psychologist, 29(6), 790-821. https://doi.org/10.1177/0011000001296002

Sue, D. W., Arredondo, P., & McDavis, R. J. (1992). Multicultural counseling competencies and standards: A call to the profession. Journal of Counseling & Development, 70(4), 477-486. https://doi.org/10.1002/j.1556-6676.1992.tb01642.x

Scorzelli, J. F., & Reinke-Scorzelli, M. (1994). Cultural sensitivity and cognitive therapy in India. The Counseling Psychologist, 22(4), 603-610. Doi:

Sue, D. W., Sue, D., Neville, H. A., & Smith, L. (2019). Counseling the culturally diverse: Theory and practice. John Wiley & Sons.

Wang, C., & Burris, M. A. (1997). Photovoice: Concept, methodology, and use for participatory needs assessment. Health education & behavior, 24(3), 369-387. Doi: Wang, C., & Burris, M. A. (1997). Photovoice: Concept, methodology, and use for participatory needs assessment. Health education & behavior, 24(3), 369-387.

Villalba, J. A., & Redmond, R. E. (2008). Crash: Using a popular film as an experiential learning activity in a multicultural counseling course. Counselor Education and Supervision, 47(4), 264-276. Doi: https://doi.org/10.1002/j.1556-6978.2008.tb00056.x




DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik.53854

Article Metrics

Abstract Views : 695 | PDF Views : 553

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Ruly Ningsih, Eka Aryani, Palasara Brahmani Laras, Abdul Hadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Bimbingan dan Konseling
Department of Guidance and Counseling
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.