Layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama untuk meningkatkan resiliensi diri siswa korban bullying



Devi IImia Sari(1), Amien Wahyudi(2), Shopyan Jepri Kurniawan(3*),

(1) Universitas Ahmad Dahlan
(2) Universitas Ahmad Dahlan
(3) Universitas Negeri Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Bullying merupakan perilaku yang bertujuan untuk melukai atau membuat korbannya merasa tertekan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan resiliensi diri siswa korban bullying melalui layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian berupa True Experimental Design dengan bentuk The randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP N 1 Prambanan yang berjumlah 12 siswa 6 siswa menjadi kelompok perlakuan dan 6 siswa lainya menjadi kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu skala resiliensi diri siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial yaitu Uji wilcoxon. Hasil penelitian yang ditemukan oleh peneliti yaitu teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan resiliensi diri siswa korban bullying pada kelas VII SMP Negeri 1 Prambanan. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa sebelum siswa mendapatkan treatment kategori resiliensi diri tergolong rendah, namun setelah mendapatkan treatment kategori resiliensi diri berada pada kategori tinggi.

Keywords


Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama; Bullying; Resiliensi Diri

Full Text:

PDF (Indonesia)

References


Arikunto, Suharsimi. (2014). Prosedur Penilitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asosiasi Bimbingan dan konseling Indonesia (2016). Panduan Operasional Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kemendikbud Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan.

Ariesto, A. (2009). Pelaksanaan Program Anti-Bullying Teacher Empowerment Program di Sekolah. Jakarta: UI.

Lubis, A., Elita, Y., & Afriyati, V. (2017). Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Meningkatkan Regulasi Emosi Pada Siswa SMA Di Kota Bengkulu. Jurnal Imiah Bimbingan dan Konseling, 01,

Azhar, A., N., A. K. (2017). Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa. Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam, Volume 1.

Azzahra, F. (2017, Januari). Pengaruh Resiliensi Terhadap Distress Psikologis Pada Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 05.

Coloroso, B. (2007). Stop bullying (memutus rantai kekerasan anak dari prasekolah hingga SMU). Jakarta: Ikrar Mandiri Abadi.

Utami, C., T., A., F. (2017). Self-Efficacy dan Resiliensi: Sebuah Tinjauan Meta-Analisis. Buletin Psikologi, Volume 25.

Darmayanti, K. K. (n.d.). Bullying disekolah: Pengertian, Dampak, Pembagian dan Cara Menanggulanginya. Pedagogia Jurnal Ilmu Pendidikan, Volume.

Dewi, K. (2016). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama Terhadap Perilaku Asertif Siswa Kelas IX SMPN 25 Semarang Tahun Ajaran 2015-2016 . Skripsi Prodi Bimbingan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang, Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Epidelmi. (2017). Implementasi Metode Sosiodrama Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Siswa Pada Pembelajaran Sejarah. Jurnal Historia, Volume 5.

Fredrickson, B. L., Tugade, M. M., Waugh, C. E., & Larkin, G. R. (2003). What good are positive emotions in crisis? A prospective study of resilience and emotions following the terrorist attacks on the United States on September 11th, 2001. Journal of personality and social psychology, 84(2), 365.

Fitri Fidyah, M. R. (2018). The Use Of Group Counseling Sociodrama Techniques To Improve Students’ Assertive Behavior.

Grotberg, E. 1995. A Guide to Promoting Resilience in Children: Strengthening. The Human Spirit.from the Early Childhood Development: Practice and Reflections series Bernard Van Leer Foundation

Herawati, N. (2019). Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perilaku Bullying pada Anak. NERS: Jurnal Keperawatan, Volume 15.

Indonesia, P. R. (2006). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Jannah, N. (2015). Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Pemilihan Kegiatan Ekstrakulikuler Di SMP Negeri 1 Rantau. Jurnal Mahasiswa BK AN-NUR, Volume 1.

Kinanti, M. R. (206). Bab 3 : Selenting Apa Keluargamu ? Kelentingan Keluarga Konteks Ekologi. Psikologi Indonesia. Rajawali Pers.

Luthar, S. S. (2006). Resilience in development: A synthesis of research across five decades. ApA PsycoNet

Masdin. (2013). Fenomena Bullying Dalam Pendidikan. Jurnal Al-Ta’dib, Volume 6 .

Puluhulawa, M., M., R. (2017). Layanan Bimbingan Kelompok. Proceding Seminar Lokakarya Nasional Revitalisasi Laboratprium Dan Jurnal Ilmiah Dalam Implementasi Kurikulum Bimbingan Dan Konseling Berbasis KKNI.

Wati, W. A. (2019). Resiliensi Anak Asuh Di Sekolah : Studi Terhadap Peseta Didik Yang Tinggal Di Rumah Asuh “Yayasan Bening Nurani” (YABNI) Padang. Jurnal Al-Taujih Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami, 05.

Murdiono, P. S. (2017, Mei). Pengaruh Metode Sosiodrama terhadap Hasil Belajar dan Sikap Tanggung Jawab dalam Pembelajaran PKn. Jurnal Civics, Volume 14.

Murphey, D., Barry, M., & Vaughn, B. (2013). Mental Health Disorders. Adolescent Health Highlight. Publication# 2013-1. Child Trends.

Muvariz, D. H., Fitriani, H. N., Nisrina, I., & Nashori, F. (2020). Forgiveness, Self-Esteem, And Resilience In Adult Victims Of Bullying. al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 5(2), 165-192.

Newsome, J., & Sullivan, C. J. (2014). Resilience and vulnerability in adolescents: Genetic influences on differential response to risk for delinquency. Journal of Youth and Adolescence, 43(7), 1080-1095.

Novi Rizani Khomsah, H. M. (2018, Juni 30). Layanan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application.

Ong, A. D., Bergeman, C. S., Bisconti, T. L., & Wallace, K. A. (2006). Psychological resilience, positive emotions, and successful adaptation to stress in later life. Journal of personality and social psychology, 91(4), 730.

Papalia, D.E, Old, S.W. Feldman & R. D. (2001). Perkembangan Manusia, Jakarta: Salemba Harmonika.

Prasetiawan, H., Wahyudi, A., & Kurniawan, S. J. (2020, December). Pelatihan gerakan anti perundungan (gap) untuk meningkatkan nilai sosial pada siswa sekolah menengah pertama di wilayah bantul. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1, pp. SNPPM2020SH-77).

Prayitno, E. A., & Amti, E. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta, 3.

Purwadi, et. all. (2021). Student perceptions of online learning during the covid-19 pandemic in indonesia: A study of phenomenology. European Journal of Educational Research, 10(3), 1515–1528. https://doi.org/10.12973/EU-JER.10.3.1515

Putranti, D., Supriyanto, A., & Kurniawan, S. (2021). Strategi Kolaborasi Guru Bimbingan Dan Konseling dengan Orang Tua dalam Pengembangan Karakter Siswa SMP. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 5(1), 37-41. doi:http://dx.doi.org/10.31100/jurkam.v5i1.949

Prayitno & Amti, Emran.2015. Dasar Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta

Kurniawan, S. J., Kumara, A. R., & Bhakti, C. P. (2019). Strategi Layanan Perencanaan Individual untuk Mengembangkan Work Readiness pada Siswa SMK. Seminar Nasional Pendidikan (Sendika), 3(1), 109–116.

Ratih Ambarwati, P. (2019). Dinamika Resiliensi Remaja Yang Pernah Mengalami Kkerasan Orang Tua. Pikologika, Volume 22.

Ruswahyuningsih, M. (2015). Resiliensi pada Remaja Jawa. Gadjah Mada Journal Of Psychology, Volume 1.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sihotang, N., Yusuf, A., Konselor, D. D.-, & 2016, undefined. (2013). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap pencapaian tugas perkembangan remaja awal dalam aspek kemandirian emosional (Studi eksperimen di SMP. Ejournal.Unp.Ac.Id, 2(4). http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor/article/view/2898

Silvia Yuliani, E. W. (2018, April). Resiliensi Remaja Dalam Menghadapi Perilaku. Jurnal Keperawatan BSI, VI.

Sucipto. (2012). Bullying dan Upaya Meminimalisasikanya. Psikopedagogia, Volume 1.

Sugiyono, P. D. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R &D, Alfabeta. Denzin, NK, & Lincoln, S. Yvonna.

Suprihatin, D., Rusmana, N., & Budiman, N. (2018) Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Group Exercises untuk Mengembangkan Resiliensi Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(3), 284-296.

Tohirin. 2013 Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah (berbasis integrasi). Jakarta :Pt.Grafindo Persada

Wahyudi, A. (2022). Potensi Pengembangan Skala Resiliensi Berbasis Falsafah Fiil Pesenggiri Masyarakat Lampung. Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling, 9(1), 30-37.

Wahyudi, A., et., all. (2020). Model RASCH: Analisis Skala Resiliensi Connor-Davidson Versi Bahasa Indonesia. Jurnal Advice, 2(1), 28-35.

Winkel, W. S. (2021). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan.

Sejiwa. (2008). Bullying : Mengatasi kekerasan di sekolah dan lingkungan sekitar anak. Jakarta: PT Grasindo

Yu, X., & Zhang, J. (2007). Factor analysis and psychometric evaluation of the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) with Chinese people. Social Behavior and Personality: an international journal, 35(1), 19-30.




DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik.611066

Article Metrics

Abstract Views : 688 | PDF Views : 386

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Shopyan Jepri Kurniawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Bimbingan dan Konseling
Department of Guidance and Counseling
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.