PEMANFAATAN DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa) SEBAGAI TEH HERBAL MENGURANGI RASA NYERI DI DESA SERINDANG, SAMBAS
Kathina Deswiaqsa(1*), Nova Apriani(2), Urai Amanda(3), Suhiba Suhiba(4), Rosalia Anestrada(5),
(1) College of Health Sciences Sambas
(2) College of Health Sciences Sambas
(3) College of Health Sciences Sambas
(4) College of Health Sciences Sambas
(5) College of Health Sciences Sambas
(*) Corresponding Author
Abstract
Kratom (Mitragyna speciosa) adalah tanaman obat tradisional yang banyak tumbuh di Kalimantan Barat dan dikenal masyarakat sebagai daun purik. Namun, pemanfaatannya masih kurang akibat kurangnya informasi dan stigma negatif menyebabkan halusinasi dan ketergantungan. Sementara itu, masyarakat masih banyak bergantung pada obat nyeri sintetis yang bisa menimbulkan efek samping. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya di Desa Serindang, kecamatan Tebas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, agar dapat mengolah dan menggunakan kratom dengan bijak sebagai alternatif herbal teh obat nyeri yang lebih aman. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan kepada 38 responden selanjutnya menggunakan instrumen kuisioner untuk pre-test dan post-tes dengan diberikan kuisioner sebanyak 10 pertanyaan. Hasil yang didapatkan dilakukan uji paired sample t-test ialah sig (2-tailed) sebesar 0,000 dimana angka 0,000 <0,005 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah diberikan penyuluhan dengan kenaikan tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 21,05% Sehingga pada penyuluhan ini terdapat peningkatan pengetahuan dan manfaat.
Kratom (Mitragyna speciosa) is a traditional medicinal plant that grows abundantly in West Kalimantan and is known to the public as purik leaves. However, its use is still minimal due to lack of information and negative stigma causing hallucinations and dependency. Meanwhile, the community still relies on synthetic painkillers that can cause side effects. This activity aims to provide education and assistance to the community, especially in Serindang Village, Tebas District, Sambas Regency, West Kalimantan, so that they can process and use kratom wisely as an alternative herbal tea for painkillers that is safer. The method used was counseling to 38 respondents, then using a questionnaire instrument for the pre-test and post-test by giving a questionnaire consisting of 10 questions.. The results obtained with the paired sample t-test are sig (2-tailed) of 0.000 where the number 0.000 <0.005 means that the data is normally distributed and there is a significant difference between before and after counseling with an increase in the level of knowledge in the good category of 21.05%. So that in this counseling there is an increase in knowledge and benefits.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adolph, Ralph. (2016). KRATOM. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB).
Hafidzah, Nur Hidayatul, Andini Sri Rizki, Muhammad Feki, and Zaky Maizuldri. (2024). “Pemanfaatan Daun Kratom Sebagai Alternatif Pengobatan Penyakit Gangguan Kecemasan Dan Depresi Pendahuluan Metode Penelitian.” 2(1):25–36.
Islamiyah, Suaibatul, and Zufra Inayah. (2023). “PISSN:2355-7583 | EISSN:2549-4864 Http://Ejurnalmalahayati.Ac.Id/Index.Php/Kesehatan.” Jurnalmalahayati 10(3):1672–80.
Larasati, Dwi, Yuni Andriani, and Lutfi Hidiyaningtyas. (2025). “Mengenal Gejala Nyeri Dan Solusi Melalui Pendekatan Tradisional Dan Medis.” 2(11):5263–67.
Suharsimi Arikunto. (2014). “Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek.” 4 ed 14:413.
Syamsul, Darwin, Lilik Septiana, Yulis Kartika, and Muhammad Rizki Aulianda. (2024). “Uji Aktivitas Stimulan Penyeduhan Daun Kratom ( Mitragyna Speciosa Korth . Folium ) Pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster Dengan Metode Ketahanan Berenang.” 4(1):340–48.
Veltri, Charles, and Oliver Grundmann. (2019(. “<p>Current Perspectives on the Impact of Kratom Use</P>.” Substance Abuse and Rehabilitation Volume 10:23–31. doi: 10.2147/sar.s164261.
DOI: https://doi.org/10.30998/jpmbio-sains.v4i1.4034
Article Metrics
Abstract Views : 289
|
PDF Views : 526
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




