SOSIALISASI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI BIOGAS DI KAMPUNG MANTARENA, JAWA BARAT
Giry Marhento(1), Yulian Dinihari(2*), Martua Ferry Siburian(3), Yanah Alfianah(4), Nur Rizkiyah(5),
(1) 
(2) 
(3) 
(4) 
(5) 
(*) Corresponding Author
Abstract
Sampah organik merupakan salah satu permasalahan utama di wilayah padat penduduk, termasuk Kampung Mantarena, Kota Bogor, Jawa Barat. Pengelolaan sampah yang tidak optimal menyebabkan dampak negatif seperti pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah organik melalui teknologi biogas. Mitra pengabdian adalah warga Kampung Mantarena yang sebagian besar menghasilkan limbah organik rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi partisipatif, dan evaluasi pengetahuan melalui kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, di mana 85% responden memahami konsep biogas setelah sosialisasi dibandingkan 60% sebelumnya. Selain itu, 80% masyarakat mulai menyadari bahwa sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Hasil ini menegaskan pentingnya pendekatan edukasi partisipatif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Sosialisasi ini tidak hanya memberikan wawasan baru kepada masyarakat, tetapi juga mendorong langkah awal menuju penerapan pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan. Pentingnya hasil pengabdian ini terletak pada kontribusinya dalam mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan melalui mitigasi limbah organik dan penyediaan energi terbarukan.
Organic waste is one of the major problems in densely populated areas, including Mantarena Village, Bogor City, West Java. Inefficient waste management causes negative impacts such as environmental pollution and health risks. This community service program aims to raise awareness and understanding of organic waste management through biogas technology. The target community comprises residents of Mantarena Village, who primarily produce household organic waste. The methods used include socialization, participatory discussions, and knowledge evaluation through questionnaires. The results show a significant increase in community knowledge, with 85% of respondents understanding the concept of biogas after the socialization compared to 60% before. Additionally, 80% of the community became aware that organic waste can be used as an energy source. These findings underline the importance of participatory education approaches in raising public awareness. This socialization not only provided new insights to the community but also encouraged initial steps toward sustainable organic waste management. The significance of these results lies in their contribution to achieving sustainable development goals by mitigating organic waste and promoting renewable energy utilization.
Full Text:
PDFReferences
Alamsyah, M., Dinihari, Y., Siburian, M. F., & Marhento, G. (2024). Edukasi Biogas Terpadu sebagai Energi Terbarukan di Desa Banyumudal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi Dan Sains, 3(2), 93–100.
Andriani, Y., Lili, W., Sinurat, A. R., Gumilar, A. N., Noviyanti, A. R., Fauzi, M. R. N., & Gemilang, M. R. (2021). Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Sebagai Bahan Baku Pakan Ikan. Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan, 15(3). https://doi.org/10.33378/jppik.v15i3.269
Ashar, Y. K. (2020). Level of Knowledge and Attitude of Waste Management in Faculty of Public Health Students UIN Sumatera Utara Medan. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 2(1). https://doi.org/10.30829/contagion.v2i1.7258
Aulia Wulansari Agustin, Sudarti, S., & Yushardi, Y. (2023). Potensi Pemanfaatan Biogas dari Sampah Organik sebagai Sumber Energi Terbarukan. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(6), 1109–1116. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i6.2841
Ciawi, Y., Dwipayanti, N. M. U., Indraningrat, A. A. G., & Ramona, Y. (2023). Production of Biogas As An Alternative Green Energy with Organic Wastes As The Main Raw Materials. Jurnal Veteriner, 24(1). https://doi.org/10.19087/jveteriner.2023.24.1.138
Hananingtyas, I., Dewi, M. K., Kundari, N. F., Yahya Putri, M. Z., Salamah, Q. N., Sibarani, P. M. H., Safitri, E., & Syadidurahmah, F. (2021). Implementasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Metode Takakura pada Masyarakat Di Tangerang Selatan. AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 1(2). https://doi.org/10.24853/assyifa.1.2.79-88
Haryanto, A., Triyono, S., & Wicaksono, N. H. (2018). Effect of Hydraulic Retention Time on Biogas Production from Cow Dung in a Semi Continuous Anaerobic Digester. International Journal of Renewable Energy Development, 7(2). https://doi.org/10.14710/ijred.7.2.93-100
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., & Law, K. L. (2015). Plastic Waste Inputs from Land Into the Ocean. Science, 347(6223). https://doi.org/10.1126/science.1260352
Kehutanan, K. L. H. dan. (2021). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. In Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Issue 15).
Rasullia Kamandang, Z., Purnamawati Solin, D., & Budi Casita, C. (2024). Pemanfaatan Teknologi Biogas untuk Pengelolaan Sampah Organik. JATEKK, 2(1). https://doi.org/10.33005/jatekk.v2i1.25
Sari, N., Amrina, D. H., & Rahmah, N. A. (2021). Kajian Dampak Sampah Rumah Tangga terhadap Lingkungan dan Perekonomian bagi Masyarakat Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung Berdasarkan Perspektif Islam. Holistic Journal of Management Research, 6(2). https://doi.org/10.33019/hjmr.v6i2.2734
Situmeang, R., Mazancová, J., & Roubík, H. (2022). Technological, Economic, Social and Environmental Barriers to Adoption of Small-Scale Biogas Plants: Case of Indonesia. In Energies (Vol. 15, Issue 14). https://doi.org/10.3390/en15145105
Suryani, N. Y. (2022). The Problem Faced by Students of Islamic Education in Reading Islamic Comprehension Text. English Review: Journal of English Education, 10(2). https://doi.org/10.25134/erjee.v10i2.6246
Utami, A. P., & Hasibuan, A. (2023). Analisis Dampak Limbah/Sampah Rumah Tangga Terhadap Pencemaran Lingkungan Hidup. Cross-Border, 6(2).
Vonika, N. (2022). Dampak Sosial Program Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Pekerjaan Sosial, 21(2). https://doi.org/10.31595/peksos.v21i2.727
Wariani, T., Hayon, V. H. B., & Bunga Naen, A. (2024). Pengolahan Makanan Lokal Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas dan Nilai Ekonomi. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(2), 354–366. https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.3528
DOI: https://doi.org/10.30998/jpmbio-sains.v4i1.3945
Article Metrics
Abstract Views : 312
|
PDF Views : 222
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




