Rancang Bangun Resistivity Meter Berbasis Arduino Uno Dilengkapi Dengan Data Logger Sebagai Penyimpan Data



MULKAN ISKANDAR NASUTION(1), LAILATUL HUSNA LUBIS(2*), TENGKU SURYA RAMADAN(3),

(1) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
(2) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
(3) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
(*) Corresponding Author

Abstract


Pengukuran survei geolistrik umumnya dilakukan dengan alat resistivity meter yang memiliki harga sangat mahal, karena itu dilakukan penelitian untuk merancang alat yang lebih murah dibandingkan dengan alat yang umumnya digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan sensor arus INA219 dan sensor tegangan, keypad 4x4, RTC, LCD 2x16 dan module mikro SD. Metode survei yang digunakan dalam uji coba alat ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan konfigurasi dipole-dipole dalam skala laboratorium. Pengujian pada alat dirancang dalam wadah yang berisi pasir, dengan ukuran sepanjang 60cm, lebar 40cm dan kedalaman 30cm, serta jarak setiap elektroda 5cm. Pengujian sensor tegangan mempunyai tingkat akurasi 96% dan sensor arus sebesar 83% yang didapat dari perbandingan dengan multimeter terhadap variasi tegangan dan arus yang berbeda-beda pada setiap pengujian. Data yang diperoleh dalam pengujian nilai resisitivitas semu yang menghasilkan 33 variasi data dengan nilai resistivitas dengan nilai yang didapat mulai dari 1,28W hingga 10,01W sedangkan untuk faktor geometri yang didapat mulai dari 0,94 hingga 113,04m bergantung dari perpindahan elektroda potensial dan untuk resistivitas semu yang didapat mulai dari 3,61 hingga 252,94Wm. Hal ini sesuai dengan tabel nilai resistivitas pasir sebagai sampel berkisaran 1 hingga 1000Wm.

Keywords


Resistivitymeter, geoelectric, Voltage Sensor, Sensor INA219, Dipole-dipole configuration.

Full Text:

PDF

References


Asmaranto, R., Lufira, R. D., Prasetyorini, L., Chandrasasi, D., Hidayat, M. N., & Asterina, M. Y. (2021). Geologi Teknik Dan Pendugaan Geofisika Bidang sumber daya air deepubish https://books.google.co.id/books?id=Sh5IEAAAQBAJ

Darsono, D., & Darmanto, D. (2019). Identifikasi Keberadaan Lapisan Akuifer Tertekan (Confined Aquifer) Berdasarkan Data Geolistrik (Studi Kasus : Desa Sambirejo Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen). Indonesian Journal of Applied Physics, 9(01), 46.

Effendy, V. N. A. (2012). Aplikasi Metode Geolistrik Konfigurasi Dipole-Dipole untuk Mendeteksi Mineral Mangan (Physical Modeling). In Universitas Jember.

https://doi.org/10.13057/ijap.v9i01.30122

Puspasari, F., Fahrurrozi, I., Putri, T. E., & Admoko, E. M. D. (2020). Uji Pendahuluan Rancang Bangun Resistivitymeter Berbasis Arduino Nano. Jurnal Ilmu Fisika | Universitas Andalas, 12(2), 53–59. https://doi.org/10.25077/jif.12.2.53-59.2020

Supri, anto. 2015. Kesalahan Batas Relatif (Relative Limiting Error) Pada Alat Ukur Listrik. Blog unnes. Kesalahan Batas (limiting error) pada Alat Ukur Listrik | All Of Life (unnes.ac.id) (diakses pada 2 Agustus 2023).

Syukri, M. (2020). Pengantar Geofisika. Syiah Kuala University Press. https://books.google.co.id/books?id=HswDEAAAQBAJ

Vebrianto Suhendra. 2016. Eksplorasi metode geolistrik: resistivitas, polarisasi terinduksi, dan potensial diri Suhendra Vebrianto. Malang:: Universitas Brawijaya

Widodo, Boni P.L.,Muh. I.J., 2018. Ramcang Bangun Alat Geolistrik Berbasis Arduino Mega2560. 2528-5971.

Telford, W.M., Geldart, L.P. Sheriff, R.E., 1990. Applied Geophysics (Vol. 1). Cambridge University Press




DOI: https://doi.org/10.30998/npjpe.v5i2.2105

Article Metrics

Abstract Views : 77 | PDF Views : 35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 MULKAN ISKANDAR NASUTION, LAILATUL HUSNA LUBIS, TENGKU SURYA RAMADAN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Department of Physics Education
Faculty of Mathematics and Sciences
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Raya Tengah No. 80, Kel. Gedong, Kec. Pasar Rebo, Jakarta Timur 13760 , Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 

Creative Commons License
Navigation Physics: Journal of Physics Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License