Analisis Nilai Pencahayaan Pada Proses Belajar Mengajar Di Ruang Kelas Kampus XXX



Famelga Clea Putri(1*),

(1) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


Rancangan ergonomi adalah perancangan peralatan kerja, perlengkapan, mesin-mesin, pekerjaan, tugas, tempat kerja duduk, organisasi, dan lingkungan berdasarkan informasi karakteristik tubuh manusia untuk produktivitas, keselamatan, kenyamanan, dan efektivitas fungsi tubuh manusia. Ada beberapa fasilitas yang belum sepenuhnya menerapkan standar ergonomi, salah satunya adalah fasilitas belajar seperti ruang kelas. Penerangan yang ideal untuk proses belajar dan mengajar menurut Kroemer adalah sebesar 200 lux sampai 750 lux. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah menganalisa tingkat pencahayaan atau penerangan di beberapa ruang kampus apakah sudah sesuai dengan standar minimum atau tidak. Penelitian dengan menggunakan peralatan Luxmeter, untuk menghitung kuat penerangan atau pencahayaan masing masing kelas. Hasil dari penelitian ini, yang dilakukan di Kampus XXX adalah bahwa pencahayaan di kelas masih jauh dari harapan karena nilai pencahayaan dibawah 150 lux.

Keywords


Ergonomi, Anthropometry, Pencahayaan, Luxmeter

Full Text:

PDF

References


Basuki dan Susilowati. 2005. Dampak Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Grandjean, E. 1993. Fitting the Task to the Man, 4th ed. Taylor and Francis Inc. London. Juningtyastuti, W. Agung, H. Fanny. 2012. “Optimisasi Kinerja Pencahayaan Buatan Untuk Efisiensi Pemakaian Energi Listrik Pada Ruangan Dengan Metode Algoritma Genetika”. Jurnal Momentum 13. 2, 40-49. Kholiq, H.M, 2007, Analisa Nilai Pencahayaan Proses Belajar Mengajar Sekolah Dasar di Malang. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. Kroemer, K. H.E, dan Grandjean, E, 2000, Fitting The Task To The Human; A Textbook Of Occupational Ergonomics. 5th Edition. U.K: Taylor & France. Manuaba, A, 1998b, Pengetrapan Ergonomi dalam rangka Peningkatan Usaha Pendidikan dan Pembangunan Masyarakat Desa. (Bunga Rampai Ergonomi II). Denpasar: Program Studi Ergonomi Fisiologi Kerja Universitas Udayana. Muhaimin, 2001, Teknologi Pencahayaan. Bandung: PT. Refika Aditama. P. Cok Gede Rai. 2006. “Pengaruh Penerangan Dalam Ruang Terhadap Produktivitas Kerja Mahasiswa Desain Interior. Jurnal Dimensi Interior 4. 2, 57-63. Pinangki. 2012. “Analisis dan Evaluasi Faktor Pencahayaan Pada Ruang Kuliah (Studi Kasus : Jurusan Teknik Mesin dan Industri Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)”. Jurnal Pascasarjana 2012. Tongkukut, Seni Herlina J., Ari, As”. 2016. “Analisis Tingkat Pencahayaan Ruang Kuliah Dengan Memanfaatkan Pencahayaan Alami Dan Pencahayaan Buatan”. Jurnal MIPA UNSRAT Online 5. 8, 108-112. Y. Muhammad. 2015. “Efek Pencahayaan Terhadap Prestasi Dan Kelelahan Kerja Operator”. Jurnal Seminar Nasional IENACO 2015. 24-29.




DOI: https://doi.org/10.30998/jap.v2i2.1145

Article Metrics

Abstract Views : 295 | PDF Views : 148


DOI (PDF): https://doi.org/10.30998/jap.v2i2.1145.g1031

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Famelga Clea Putri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM)
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Kampus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
Journal of Academia Perspectives is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.