MENUMBUHKAN NASIONALISME DAN SIKAP BELA NEGARA MELALUI PELATIHAN MILITER PADA ANAK BERMASALAH: TINJAUAN PSIKOLOGIS, HAM, DAN SUARA ORANG TUA
Julia Bea Kurniawaty(1), Santyo Widayatmo(2*), Myta Widyastuti(3),
(1) Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
(2) Universitas Indraprasta PGRI
(3) Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
(*) Corresponding Author
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Boote, D. N., & Beile, P. (2005). Scholars before researchers: On the centrality of the dissertation literature review in research preparation. Educational Researcher, 34(6), 3–15. Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications. Departemen Hukum dan HAM RI. (2015). Modul Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Dwiyanti, N. (2020). Pendidikan Anak dalam Keluarga: Perspektif Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. W. W. Norton & Company Harris, J. (2012). Military-Style Discipline in Education: A Review. Journal of Youth Studies, 15(5), 589–606. Harris, M. (2012). Military Training and Youth Rehabilitation: Psychological Perspectives. Journal of Social Work Practice, 26(3), 297–310. Harris, T. (2018). Building Self-Confidence through Structured Physical Training in Youth Rehabilitation Programs. Journal of Youth Development, 15(4), 120-135. Heryanto, A. (2010). Identitas dan Kenikmatan: Politik Budaya Layar Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). (2021). Panduan Pembinaan Karakter Berbasis Nilai Pancasila. Jakarta: Kemenko PMK RI. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA). (2014). Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Kemen PPPA. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI). (2021). Bela Negara untuk Generasi Milenial. Jakarta: Direktorat Bela Negara. Kementerian Sosial RI. (2022). Laporan Tahunan Data Anak Bermasalah. Jakarta: Kemensos Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (2020). Panduan Pembinaan Non-Kekerasan bagi Anak di LPKA. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2019). Panduan Perlindungan Anak dalam Layanan Rehabilitasi. Jakarta: KPAI. Komnas HAM. (2020). Laporan Tahunan tentang Perlindungan Hak Anak di Indonesia. Jakarta: Komnas HAM. Komnas HAM. (2020). Pedoman Perlindungan Anak dalam Konteks Pelatihan Militer. Jakarta: Komnas HAM RI. Komnas HAM. (2020). Rekomendasi Terkait Penanganan Anak dalam Program Disiplin Semi-Militer. Jakarta: Komnas HAM RI. Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE. Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). (2022). Survei Pandangan Orangtua terhadap Pelatihan Disiplin Semi-Militer untuk Anak Bermasalah. Jakarta: LPAI. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). (2023). Survei Kesiapan Orangtua dalam Mengikutsertakan Anak Berperilaku Menyimpang pada Pelatihan Disiplin Berbasis Militer. Jakarta: LPSK. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). (2023). Survei Perlindungan dan Rehabilitasi Anak. Marwati, A. (2016). Kesadaran Bela Negara dalam Konteks Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Ombak. Marwati, I. (2016). Pendidikan Bela Negara dalam Perspektif Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jakarta: Pustaka Nasional. Marwati, R. (2016). Bela Negara dan Pelatihan Militer: Konsep dan Implementasi. Jurnal Pertahanan Nasional, 2(1), 45-56. Mulyadi, S. (2019). Perubahan Perilaku Negatif Anak melalui Program Pelatihan Disiplin. Jurnal Psikologi Klinis, 7(2), 89-102. Mulyadi, S. (2020). Pentingnya Pendekatan Ramah Anak dalam Sistem Pembinaan Nasional. Jakarta: Paparan Webinar Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media. Nasution, A. (2022). Perspektif Orang Tua terhadap Program Rehabilitasi Anak dengan Pendekatan Semi-Militer. Jurnal Sosial dan Pendidikan, 10(1), 55–70. Nurhadi, A. (2021). Peran Pelatihan Militer dalam Pembinaan Anak Bermasalah dan Dampaknya pada Keluarga. Jurnal Psikologi Perkembangan, 9(2), 134-146. Nurhayati, S. (2018). Pengembangan Kepemimpinan Anak dalam Program Pembinaan Disiplin. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 45-58. Prasetyo, B., & Sulistyo, D. (2019). Peran Keluarga dalam Program Pelatihan Militer untuk Anak Bermasalah. Jurnal Psikologi Keluarga, 10(2), 78-89. Prasetyo, B., & Sulistyo, D. (2019). Perbaikan Pola Komunikasi Keluarga Melalui Program Pelatihan Disiplin bagi Anak Bermasalah. Jurnal Ilmiah Psikologi, 14(1), 58-72. Saleebey, D. (2013). The Strengths Perspective in Social Work Practice (6th ed.). Boston: Pearson. Santoso, R., & Lestari, P. (2021). Dampak Emosional Pelatihan Militer pada Hubungan Keluarga Anak Bermasalah. Jurnal Psikologi Sosial, 8(3), 201-215. Santrock, J. W. (2011). Adolescence. McGraw-Hill Education. Santrock, J. W. (2011). Child Development (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education. Sari, D. P. (2020). Kerja Sama Tim dan Tanggung Jawab Sosial dalam Pembinaan Anak Bermasalah. Jurnal Pendidikan Sosial, 8(1), 77-90. Sari, D. P., & Putra, A. (2020). Pengaruh Pelatihan Militer terhadap Rasa Tanggung Jawab Anak Bermasalah. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 45-59. Setiawan, R. (2019). Dampak Psikologis Pelatihan Militer pada Remaja. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 7(2), 145–160. Seto Mulyadi. (2020). Psikologi Anak dan Remaja dalam Pendidikan Karakter. Jakarta: LPAI Press Seto Mulyadi. (2020). Psikologi Anak: Teori dan Praktik Pendekatan Psikososial. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Smith, A. D. (1991). National Identity. University of Nevada Press. Smith, J., & Johnson, L. (2017). Discipline and Routine: Foundations for Youth Rehabilitation. International Journal of Social Work, 9(3), 212-225. Tilaar, H. A. R. (2002). Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, junto UU No. 35 Tahun 2014. UNICEF. (2019). Convention on the Rights of the Child: For Every Child, Every Right. Geneva: United Nations. UNICEF. (2020). Convention on the Rights of the Child and Its Optional Protocols. Geneva: United Nations. United Nations. (1989). Convention on the Rights of the Child. UUD 1945 (Amandemen Kedua). Pasal 28B Ayat (2). Wenar, C., & Kerig, P. K. (2006). Developmental Psychopathology: From Infancy Through Adolescence (5th ed.). Boston: McGraw-Hill. Widjaja, S. (2020). Keterlibatan Orangtua dalam Pendidikan Karakter Anak Bermasalah: Studi pada Program Pelatihan Militer. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Anak, 6(1), 90-104. Widodo, A. (2019). “Efektivitas Pendidikan Semi-Militer terhadap Perilaku Remaja,” Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 145–156. Widodo, H. (2019). Pelatihan Militer sebagai Media Pendidikan Karakter dan Bela Negara bagi Anak. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(3), 112-123. Yuliani, T. (2021). Resistensi Keluarga terhadap Program Rehabilitasi Anak Bermasalah Berbasis Militer. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(1), 88–102.
DOI: https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v4i2.4074
Article Metrics
Abstract Views : 162
|
PDF Views : 122
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Santyo Widayatmo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



