Konseling pranikah berlandaskan kearifan lokal di era new normal



Ninil Elfira(1*), Uman Suherman(2), Cece Rakhmat(3), Mamat Supriatna(4),

(1) STIT Ahlussunnah Bukittinggi
(2) Universitas Pendidikan Indonesia
(3) Universitas Pendidikan Indonesia
(4) Universitas Pendidikan Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Konseling pranikah telah banyak dilakukan dengan berbagai pendekatan dan teknik di Indonesia, namun belum terlihat konseling pranikah berlandaskan budaya dan kearifan lokal. Sementara Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya yang menyimpan kearifan lokal yang sangat penting untuk diimplementasikan dalam khidupan terutama dalam pernikahan dan kehidupan berumah tangga. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pentingnya konseling pranikah saat new normal pandemic covid-19 berlandaskan pada budaya dan kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Diharapkan dengan adanya konseling pranikah yang dilandasi kearifan lokal akan mengurangi persoalan pernikahan pada masa sekarang ini, masa dimana masyarakat berjuang melawan pandemi covid-19 yang menyerang seluruh lapisan masyarakat Indonesia, bahkan juga dunia. Dengan demikian, kearifan lokal akan efektif berfungsi sebagai senjata (tidak sekadar pusaka) yang membekali masyarakat dalam merespons dan menjawab arus zaman.


Keywords


Kearifan Lokal, Konseling Pranikah

Full Text:

PDF

References


Agama, K. (2020). Surat Edaran Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam. Jakarta: Kementerian Agama.

Bagarozzi , D. A., & Rauen , P. (2007). Premarital counseling: Appraisal and status. The American Journal of Family Therapy Vol. 9, No. 3, 13-30.

Carroll, J. S., & Doherty, W. J. (2004). Evaluating the Effectiveness of Premarital Prevention Programs: A Meta‐Analytic Review of Outcome Research. Family Relation 52(2), 105 - 118.

Davis, I. (2009). The New Normal. Swedia: Umea Unversity.

Fajarini, U. (2014). Peranan Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter. Sosio Didaktika: Vol. 1, No. 2, 123-130.

Griffith, K. (2020, Juni 11 ). The New Normal After Coronavirus. Retrieved from http://www.ksn.com/news/capitol-bureau/the-new-normal-after-coronavirus

Halford, W. K., Moore, E., Wilson, K. L., Farrugia, C., & Dyer, C. (2004). Benefits of flexible delivery relationship education: An evaluation of the Couple CARE Program. Family Relations 53(5), 469 - 476.

Hopes, M. H., & Fisher, B. L. (1994). A Premaritas Education Program. Sturctured Family Facilitation Programs, 195-206.

Irman, & Elfira, N. (2015). Pengaruh Konseling Pranikah Solution Focus terhadap Peningkatan Konsep Keluarga Sakinah Calon Pengantin. Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling dan Konsorsium Keilmuan BK di PTKI (pp. 135-157). Batusangkar: IAIN Batusangkar.

Jannah, S. (2020). Penundaan Perkawinan di Tengan Wabah Covid-19. Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS), 41-50.

Kabore, C., Wong, E., & Munzara, A. (2020). Out Of Time As Families' Incomes Plummet, Millions More Children go Hungry and are Forced to work and beg Covid-19 Aftershocks. Manila: World Vision International.

Kenedi, G. (2005). Model Konseling Pranikah Berorientasi Pengembangan Konsep Diri : Studi Kasus Tentang Persiapan Pernikahan Mahasiswa Etnis Minangkabau di IAIN Imam Bonjol Padang. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Launikari, M., & Puukari, S. (2005). Multicultural Guidance and Counseling Theoretical Foundations and Best Practices in Europe. Finland: Kirjapaino Oma Oy.

Lisdiyono, E. (2017). Exploring the Strength of Local Wisdom in Efforts to Ensure the Environmental Sustainability. International Journal of Civil Engineering and Technology (IJCIET). 8 (11), 340-347.

Manley, A. T. (2006). Exploring the Attitudes, Beliefs, Preparation and Practices of African American Clergy in Premarital Counseling. UNIVERSITY OF FLORIDA.

Martin, D., Gawinski, B., & Medler, B. (2008). Premarital counseling using group process. The Journal for Specialists in Group Work 7:2, 102-108.

Murray, C. E., & Murray, T. L. (2004). Solution Focused Premarital Counseling: Helping Couples Build a Vision for Their Marriage. Journal of Marital and Family Therapy 30(3), 349- 58.

Pasmawati, H. (2016). Cyber Counseling Sebagai Metode Pengembangan Layanan Konseling Di Era Global. Jurnal Syi’ar. Vol. 16 No. 1., 43-54.

Pesurnay, A. J. (2018). Pancasila Ideology as A Field of Interpretation. Social Sciences and Humanities (2018 :1), 161-170.

Pranoto, H., & Wibowo, A. (2018). Identifikasi Nilai Kearifan Lokal Piil Pesenggiri dan Perannya dalam Pelayanan Konseling Lintas Budaya. Bimbingan dan Konseling Indonesia (vol 3. No. 2), 36-42.

Riyanto, A., Ohoitimur, J., Mulyanto, C. B., & Madung, O. G. (2015). Kearifan lokal pancasila : butir-butir filsafat keIndonesiaan. Yogyakarta: Kanisius.

Rowden, T. J., Harris, S. M., & Stahmann, R. F. (2006). Group Premarital Counseling Using a Premarital Assessment Questionnaire: Evaluation from Group Leaders. The American Journal of Family Therapy, 34:1, 47-61.

Sartika, M., Adinugraha, H. H., & Kinasih, H. W. (2018). Volume 20, Number 1 (2018) 1Kearifan Lokal di Pedesaan: Kajian Praktik Budaya Religi di Desa Nyatnyono. International Journal Ihya’ ‘Ulum Al-Din, 20: 1, 109-127.

Shuja, K. H., Aqeel, M., Jaffar, A., & Ahmed, A. (2020). Covid-19 Pandemic and Impending Global Mental Healt Implications. Psychiatria Danubina. 32 (1), 32-35.

Smith, M. B., & Lakadjo, M. A. (2018). Bimbinagn dan Konseling Pranikah untuk Meningkatkan Persiapan Pernikahan pada Masa Dewasa Awal. Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi. Bandung: Panitia SNBKK 2017.

Stanley, S. M., Amato, P. R., Johnson, C. A., & Markman, H. (2006). Premarital Education , Marital Quality , and Marital Stability : Findings From a Large , Random Household Survey. Journal of Family Psychology 20 (1), 117-126.

Stucky, F., Eggeman, K., Eggeman, B. S., Moxley, V., & Schumm, W. R. (2008). Premarital counseling as perceived by newlywed couples: An exploratory study. Journal of Sex & Marital Therapy (12:3), 221-228,.

Sujono. (2016). Pengembangan Buku Panduan Materi Pranikah Bermuatan Kearifan Lokal Budaya Jawa untuk Pelatihan Fasilitator Keluarga . Yogyakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.

Wibowo, A., & Anjar, T. (2017). Internalisasi Nilai Kearifan Lokal dalam Pelaksanaan Konseling Multikultural dalam Pengentasan Masalah Remaja Akibat Dampak Negatif Globalisasi. Proceeding Seminar dan Lokakarya Nasional Revitalisasi Laboratorium dan Jurnal Ilmiah dalam Implementasi Kurikulum Bimbingan dan Konseling Berbasis KKNI, (pp. 1-9). Malang.

Williams, L. (2008 ). Premarital Counseling. Journal of Couple & Relationship Therapy: Innovations in Clinical and Educational Interventions (6:1-2), 207-217.




DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik.52740

Article Metrics

Abstract Views : 121 | PDF Views : 70

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ninil Elfira

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Bimbingan dan Konseling
Department of Guidance and Counseling
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.