Systematic Literature Review: Konseling Digital Kreatif Inovatif Modifikasi Kognitif Perilaku (KREIN-MKP) untuk Mencegah Perilaku Cyberbullying



Sectio Putri Larasati(1*), Ridho Rismi(2), Yeni Karneli(3),

(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang
(3) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Creative Innovative Digital Counselling Cognitive Behaviour Modification (KREIN-MKP) dalam mencegah dan menangani perundungan siber (cyberbullying) pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yang mengkaji berbagai studi sebelumnya terkait penerapan teknik Cognitive Behaviour Modification (CBT), dikombinasikan dengan elemen digital kreatif seperti konseling berbasis platform digital, permainan peran (role-playing), dan visualisasi. Temuan menunjukkan bahwa KREIN-MKP efektif dalam membantu individu mengelola emosi, mengubah perilaku negatif yang berkaitan dengan perundungan siber, serta meningkatkan keterampilan koping untuk menghadapi situasi sosial yang menantang. Selain itu, model ini mendorong perubahan sosial yang lebih luas dengan melibatkan komunitas dalam membangun budaya digital yang positif dan suportif. Kesimpulan dari studi ini KREIN-MKP memiliki potensi besar sebagai intervensi yang komprehensif dan fleksibel serta dapat diakses oleh khalayak luas. Model ini menawarkan solusi efektif untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan mengurangi dampak negatif dari perundungan siber. Pengembangan lebih lanjut dari KREIN-MKP dapat meningkatkan ketahanan individu dan komunitas dalam menghadapi tantangan sosial di era digital.


Keywords


Konseling Digital Kreatif Inovatif (KREIN-MKP), Modifikasi Kognitif Perilaku (CBT), Cyberbullying, Keterampilan Coping, Budaya Digital Positif

Full Text:

PDF

References


Annisya, Rizky Ulfah Nor, Rilla Sovitriana, Evi Nilawati, and Henny Risnawati. (2020). Hubungan antara regulasi emosi dan coping stress dengan perilaku asertif penggemar Korean Pop dalam menghadapi cyberbulying. Jurnal IKRA-ITH Humaniora 4(2):135–43.

Arifin, Ibrahim. (2025). Dinamika cyberbullying di media sosial dan dampaknya terhadap kehidupan sosial remaja. DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education 2(2):92–102.

Arini, Larasuci, Neviyarni Neviyarni, and Firman Firman. (2025). Tantangan dan inovasi manajemen bimbingan dan konseling di era digital: sebuah kajian literatur. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora 4(2):222–29.

Beck, Judith S. (2020). Cognitive behavior therapy: basics and beyond. Guilford Publications.

Bhakti, Caraka Putra, Nindiya Eka Safitri, and Anne Cyntia Dewi. (2018). Strategi layanan bimbingan dan konseling untuk mengurangi perundungan siber di kalangan remaja. Jurnal Psikoedukasi Dan Konseling 2(2):1–7.

Butler, Andrew C., Jason E. Chapman, Evan M. Forman, and Aaron T. Beck. (2006). The empirical status of cognitive-behavioral therapy: a review of meta-analyses. Clinical Psychology Review 26(1):17–31.

David, Daniel, Ioana Cristea, and Stefan G. Hofmann. (2018). Why cognitive behavioral therapy is the current gold standard of psychotherapy. Frontiers in Psychiatry 9:4.

Dewi, Fransisca Iriani Roesmala, L. V. Ratna Devi Sakuntalawati, and Bagus Mulyawan. (2024). Pencegahan cyberbullying berbasis pemanfaatan online resilience dan karakter remaja. Deepublish.

Dooley, Julian J., and Adrian J. Scott. n.d. Online social networking behaviours, cyber-bullying and mental health in australian students.

Fadhilah, Siti Sutarmi, Agus Tri Susilo, and Indriyana Rachmawati. (2019). Konseling daring bagi mahasiswa Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia. Indonesian Journal of Educational Counseling 3(3):283–92.

Fradinata, Suci Amaliya, and Yeni Karneli. (2024). E-module cognitive behavior modification with restructuring techniques to reduce cyberbullying behavior. 8(2):218–24.

Golbarg Khonachah, Motahare, Mahnaz Khosrojavid, Seyed Musa Kafi Masouleh, Ebrahim Mirzajani, and Marjan Mahdavi Roshan. (2020). The effect of cognitive-behavior modification and feeding behavior on serotonin levels and depression symptoms. Caspian Journal of Neurological Sciences 6(4):222–32.

Hajir Tajiri, Hajir. (2012). Model konseling kognitif-perilaku untuk meningkatkan kemampuan kontrol diri perilaku seksual remaka (studi terhadap siswa MAN Ciparay dan MAS Al-Mukhlisin Bojongsoang Kabupaten Bandung). (1):1–34.

Hashmi, Kiran, and Humera Naz Fayyaz. (2022). Adolescence and academic well-being: parents, teachers, and students’ perceptions. Journal of Education and Educational Development 9(1):27–47.

Hinduja, Sameer, and Justin W. Patchin. (2011). Cyberbullying research summary. Journal of School Health, 80(12):614–21.

Hyland, John M., Pauline K. Hyland, and Lucie Corcoran. (2018). Cyber aggression and cyberbullying: widening the net. Cyber Criminology, 47–68.

Ikhsan, Muhammad. (2024). Tantangan cyberbullying di kalangan remaja analisis di era teknologi 21. Modem: Jurnal Informatika dan Sains Teknologi. 2(4):222–28.

Indonesia, Komisi Perlindungan Anak. (2019). Laporan Kinerja KPAI–2017.

Karneli, Yeni, Neviyarni Neviyarni, Firman Firman, and Yulidar Yulidar. (2020). Pengembangan modul konseling kreatif dalam bingkai modifikasi kognitif perilaku untuk menurunkan perilaku agresif siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 6(1):43–49.

Kitchenham, Barbara, and Stuart Charters. (2007). Guidelines for performing systematic literature reviews in software engineering.

Kowalski, Robin M., Gary W. Giumetti, Amber N. Schroeder, and Micah R. Lattanner. (2014). Bullying in the digital age: a critical review and meta-analysis of cyberbullying research among youth. Psychological Bulletin, 140(4):1073.

Kulkarni, Manasi, Siddhi Durve, and Bochen Jia. (2024). Cyberbully and online harassment: issues associated with digital wellbeing. ArXiv Preprint ArXiv:2404.18989.

Leung, Angel Nga Man, Kevin Ka Shing Chan, and Catalina Sau Man Ng. (n.d). Cyberbullying and values education.

Mertayasa, I. Komang. (2024). A systematic literature review of empathy development: effective strategies for overcoming bullying in students. International Proceeding On Religion, Culture, Law, Education, And Hindu Studies, 1:180–96.

Nauvalia, Chozina, and Herdina Indrijati. (2023). Konseling kognitif perilaku dalam menurunkan kecemasan akademik pada mahasiswa dengan sindrom impostor. Jurnal Education and Development, 11(3):216–22. doi: 10.37081/ed.v11i3.5090.

Podiya, Jayalaxmi Kaniyagundi, Janardhana Navaneetham, and Poornima Bhola. (2025). influences of school climate on emotional health and academic achievement of school-going adolescents in india: a systematic review. BMC Public Health, 25(1):54.

Purba, Fahmi Ramadhan. (2025). Pengaruh art therapy untuk menanggulangi kecemasan sosial mahasiswa tingkat akhir. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1 Februari):233–42.

Putro, Hendro Yulius Suryo, Ali Rachman, Muhammad Andri Setiawan, and Muhammad Pahri. (2022). Modul digital layanan klasikal melalui platform Zedemy untuk meminimalisir perilaku cyberbullying. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(1):96–101.

Rasyidi, Ahmad Wahyu, and Riana Sahrani. (2019). Peran dukungan sosial dan strategi coping terhadap self efficacy pada korban cyberbullying. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni 3(2):413–22.

Saefudin, Wahyu. (2020). Psikologi pemasyarakatan. Prenada Media.

Satrio Ageng Rihardi, Jaduk Gilang Pembayun, Arnanda Yusliwidaka. (2022). Pembentukan komunitas anti cyberbullying di kalangan siswa menegah atas sebagai upaya preventif menuju Desa Sukosari bebas dari perilaku. Indonesian Journal of Community Service, 2(4):397–404.

Slee, Phillip. (2016). School bullying: teachers helping students cope. Routledge.

Smith, Peter K. (2014). Understanding school bullying: its nature and prevention strategies.

Soleha, Sovatu Nisa, Hartini Hartini, and Syamsul Rizal. (2023). Peran media dan teknologi dalam layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Rejang Lebong. At-Taujih: Bimbingan dan Konseling Islam, 6(2):17–29.

Wahab, Martunus, Eko Sujadi, and Leni Setioningsih. (2017). Strategi coping korban bullying. Jurnal Tarbawi, 13(02):21–32.

Young, J. Gerald, and Pierre Ferrari. (2013). Designing mental health services for children and adolescents: a shrewd investment. Taylor & Francis.

Yuliandari, Ratu. Putri. (2017). Analisis strategi coping oleh remaja korban perundungan (bullying) (Studi Kasus di Jakarta Selatan). 148.

Yusniarti, Nela. (2023). Upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi cyberbullying. TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 78–94.

Zega, Berkat Karunia, and Wahyu Suprihati. (2021). Pengaruh perkembangan kognitif pada anak. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 3(1):17–24.

Zimmer-Gembeck, Melanie J., Ellen A. Skinner, Riley A. Scott, Katherine M. Ryan, Tanya Hawes, Alex A. Gardner, and Amanda L. Duffy. (2023). parental support and adolescents’ coping with academic stressors: a longitudinal study of parents’ influence beyond academic pressure and achievement. Journal of Youth and Adolescence 52(12):2464–79.




DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik.913961

Article Metrics

Abstract Views : 376 | PDF Views : 233

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Sectio Putri Larasati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Bimbingan dan Konseling
Department of Guidance and Counseling
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.