Model pembelajaran kooperatif sebagai upaya penerapan layanan bimbingan konseling belajar siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wongsorejo



Pauji Ermanto(1*),

(1) SMAN 1 Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Layanan bimbingan dan konseling diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam membantu siswa, bentuk pelayanan bimbingan konseling yang diambil adalah mengatasi permasalahan siswa khususnya dalam meningkatkan hasil belajar yang kurang. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk memaparkan hasil empiris tentang keefektifan layanan bimbingan konseling secara kelompok dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian kualitatif dilakukan di SMA Negeri 1 Wongsorejo, kegiatan Penelitian Tindakan Kelas diawali dengan pengamatan lalu tahapan berupa: rencana, Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Hasil kegiatan bimbingan kelompok terlihat menumbuhkan hubungan baik antar anggota kelompok sehingga siswa lebih memiliki kemampuan berkomunikasi, memiliki pemahaman tentang situasi, serta mampu  mengembangkan sikap dan tindakan nyata. Perubahan juga ditunjukkan pada sikap siswa yaitu dengan adanya perubahan siswa yang semakin aktif dalam menyampaikan pendapatnya pada kegiatan diskusi.

Keywords


Pembelajaran Kooperatif, Bimbingan, Siswa

Full Text:

PDF

References


Boeriswati, E. (1998). The Model of Open – Distance Learning for Teaching Indonesian through Sociocultural Approach and Psychological Aspects to Students of Indonesian for Foreign.

Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Garnett, S. (2006). Using Brainpower in the Classroom. In Using Brainpower in the Classroom. https://doi.org/10.4324/9780203087138

Jayanti, M. D., & Selatan, J. (n.d.). METODE DISKUSI TERBIMBING MENINGKATKAN. 55–62.

Kleinsasser, R. C. (2013). Language teachers: Research and studies in language(s) education, teaching, and learning in Teaching and Teacher Education, 1985-2012. Teaching and Teacher Education, 29(1), 86–96. https://doi.org/10.1016/j.tate.2012.08.011

Mulyasa, E. (2007). Menjadi Guru yang Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya

Megaton, Yuri. dkk. (2003). “Orientasi dan Eksplorasi Diri dan Lingkungan”. Jakarta: Senggar Bimbingan dan Konseling Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi

Rokhayati, R., & Jayanti, M. D. (2018). Development of Teaching Materials that Contain Life Skills Values on Utama Junior High School Teacher, Depok. 2(2), 87–91.

Rusman. (2014). Model-model Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Sukmadinata, Nana Syaodih, dkk. (2003). Materi Bimbingan dan Konseling.Bandung: Mutiara

van Meerkerk, E. (2017). Teacher Logbooks and Professional Development: A Tool for Assessing Transformative Learning Processes. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–8. https://doi.org/10.1177/1609406917735255




DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik.33278

Article Metrics

Abstract Views : 531 | PDF Views : 243

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Pauji Ermanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Bimbingan dan Konseling
Department of Guidance and Counseling
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.