The influence of individual counseling in improving learning motivation for students



Cindy Marisa(1*),

(1) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


This study aimed to find out about the Effect of Individual Counseling in Improving Student Learning Motivation. Quantitative research method used in this research is Nonequivalent Control Group Design, this design is similar to Pretest-Posttest Control Group. The samples in this study were students who amounted to 10 respondents, through purposive sampling technique. The research instrument used in this study is a questionnaire. Data analysis technique is done by calculating the validity test, reliability test, normality test, linearity test and hypothesis test with SPSS version 20.0. This research showed, there was a significant effect of individual counseling in improving student learning motivation, with the result of a coefficient of Sig. (2-tailed) Of 0.000 <0.05 then it was decided that Ho was rejected, and H1 accepted. With R2 value of 0,866, which means, individual counseling give contribution as much 86,6% in improving student learning motivation.


Keywords


Individual counseling, student learning motivation, student

Full Text:

PDF

References


Abeysekera, L., & Dawson, P. (2015). Motivation and cognitive load in the flipped classroom: definition, rationale and a call for research. Higher Education Research & Development, 34(1), 1–14.

Abidin, Z. (2009). Optimalisasi Konseling Individu dan Kelompok untuk Keberhasilan Siswa. Insania, 14(1), 132–148.

Ana, A., & Achdiani, Y. (2017). Penerapan Self Regulated Learning Berbasis Internet untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa. Innovation of Vocational Technology Education, 11(1).

Anjarsari, G., & Irianto, D. M. (2015). Penerapan Model ARIAS (Assurance-Relevance-Interest-Assessment-Satisfaction) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Konsep Daur Air. Jurnal PGSD Kampus Cibiru, 3(2).

Apriani, W. E. S. A.; Sedanayasa, G. S.; & Antari, N. M. (2013). Penerapan Konseling Behavioral Dengan Teknik Penguatan Positif Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII F SMPN 1 Sukasada 2012/2013. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling, 1(1).

Ar, S. (2006). Pengaruh Disiplin Mengajar Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Etika Pontianak. Jurnal UPI: Tidak Diterbitkan.

Aritonang, K. T. (2008). Minat dan motivasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Penabur, 7(10), 11–21.

Baroroh, K. (2011). Upaya meningkatkan nilai-nilai karakter peserta didik melalui penerapan metode role playing. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 8(2).

Chandra, Y., Yusuf, A. M., & Jaya, Y. (2016). Motivasi Belajar Siswa Madrsah Aliyah dalam Mengikuti Mata Pelajaran Bahasa Arab dan Implikasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling (Studi pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Sungai Penuh yang Berasal dari Sekolah Menengah Pertama). Konselor, 5(2), 83–92.

Diastuti, Rangka, I. B., Prasetyaningtyas, W. E., & Renata, D. (2017). Hubungan Persepsi Dengan Motivasi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Konseling Perorangan. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 116–124.

Djaitun, S., Margono, A., & Irawan, B. (2017). Pengaruh Faktor Budaya Organisasi dan Motivasi Terhadap Prestasi Kerja Pegawai pada Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Administrative Reform (JAR), 1(3), 582–595.

Dörnyei, Z., & Ushioda, E. (2013). Teaching and researching: Motivation. Routledge.

Fajri, N., Yoesoef, A.; & Nur, M. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Dengan Strategi Joyful Learning Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(1).

Fatchurrohman, R. (2017). Pengaruh motivasi berprestasi terhadap kesiapan belajar, pelaksanaan prakerin dan pencapaian kompetensi mata pelajaran produktif. Innovation of Vocational Technology Education, 7(2).

Hanko, G. (2016). Increasing competence through collaborative problem-solving: Using insight into social and emotional factors in children’s learning. Routledge.

Hartantia, R. M., VH, E. S., & Saputro, A. N. C. (2013). Penerapan Model Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Kimia pada Materi Pokok Termokimia Siswa Kelas XI. IA2 SMA Negeri Colomadu Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Kimia, 2(2), 100–109.

Hartati, S. (2017). Peningkatan Hasil Belajar PKn Materi Pengaruh Globalisasi Dengan Model Mind Mapping Pada Siswa Kelas IV SDN Karangmalang 2 Ngawi Tahun Pelajaran 2014/2015. Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi, 2(1).

Hendrayana, A. S. (2015). Motivasi Belajar, Kemandirian Belajar dan Prestasi Belajar Mahasiswa Beasiswa BIDIKMISI DI UPBJJ UT Bandung. Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh, 15(2), 81–87.

Hidayah, E. N.; Rusnaini, R.; & Winarno, W. (2016). Pengaruh Media Film Dokudrama Terhadap Minat Siswa Belajar Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Indonesia dan Peran Lembaga Negara. Paedagogia, 19(1), 90–101.

Huda, K.; Kirana, T.; & Soetjipto, S. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) Dengan Teknik Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Biologi SMA. JPPS: Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 4(2), 525–534.

Hurlock, E. B. (2012). Psikologi Perkembangan (Kelima). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Ianos, M.-A., Huguet, Á., Janés, J., & Lapresta, C. (2017). Can language attitudes be improved? A longitudinal study of immigrant students in Catalonia (Spain). International Journal of Bilingual Education and Bilingualism, 20(3), 331–345.

Ifdil, I. (2013). Konseling Online Sebagai Salah Satu Bentuk Pelayanan E-konseling. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 1(1), 15–22.

Irman, I. (2012). Dinamika Kehidupan Mualaf dan Dakwah Pendekatan Konseling Islam di Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.

Krumrei-Mancuso, E. J., Newton, F. B., Kim, E., & Wilcox, D. (2013). Psychosocial factors predicting first-year college student success. Journal of College Student Development, 54(3), 247–266.

Kusurkar, R. A., Ten Cate, T. J., Vos, C. M. P., Westers, P., & Croiset, G. (2013). How motivation affects academic performance: a structural equation modelling analysis. Advances in Health Sciences Education, 18(1), 57–69.

Lazakidou, G., & Retalis, S. (2010). Using computer supported collaborative learning strategies for helping students acquire self-regulated problem-solving skills in mathematics. Computers & Education, 54(1), 3–13.

Liaw, S.-S., Chen, G.-D., & Huang, H.-M. (2008). Users’ attitudes toward Web-based collaborative learning systems for knowledge management. Computers & Education, 50(3), 950–961.

Maharajan, M. K., Rajiah, K., Khoo, S. P., Chellappan, D. K., De Alwis, R., Chui, H. C., … Lau, S. Y. (2017). Attitudes and Readiness of Students of Healthcare Professions towards Interprofessional Learning. PloS One, 12(1), e0168863.

Manullang, M. M. M. (2016). Manajemen Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran (JPP), 21(2), 208–214.

Marisa, C. (2015). Pengaruh Layanan Konseling dan Kecerdasan Emosional Siswa Terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Sosio E-Kons, 7(3).

Musfiqon. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Nur, M. A. (2017). Pengaruh Perhatian Orang Tua, Konsep Diri, Persepsi Tentang Matematika Terhadap Hasil Belajar Matematika Melalui Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan Ujung. Integral, 2(2).

Nurhidayati, S., Zubaidah, S., & Indriwati, S. E. (2015). Pengaruh Metode Inkuiri Terbimbing Terhadap aktivitas Dan Hasil Belajar Biologi Siswa. Jurnal Kependidikan, 14(3), 285–294.

Padmowihardjo, S. (2014). Psikologi Belajar Mengajar.

Parmer, S. M., Salisbury-Glennon, J., Shannon, D., & Struempler, B. (2009). School gardens: an experiential learning approach for a nutrition education program to increase fruit and vegetable knowledge, preference, and consumption among second-grade students. Journal of Nutrition Education and Behavior, 41(3), 212–217.

Patmonodewo, S. (2000). Pendidikan anak prasekolah. Rineka Cipta bekerjasama dengan Departemen Pendidikan & Kebudayaan.

Pertiwi, S. P. ., Sedayana, G. ., M.;, A. N. N., & Erg, M. (2014). Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Pemberian Reward untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII A3 SMP Negeri 2 Sawan Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling, 2(1).

Petty, T. (2014). Motivating first-generation students to academic success and college completion. College Student Journal, 48(2), 257–264.

Prayitno. (2012). Modul 2 Latihan Konselor. Padang: PPk-FIP UNP.

Prayitno. (2013). Konseling Integritas. Padang: FIP-BK UNP.

Prayitno, E. A., & Amti, E. (2004). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Rahmawati, R. (2013). Bimbingan dan Konseling untuk Anak Underachiever. Paradigma, 7(14).

Richter, G., Raban, D. R., & Rafaeli, S. (2015). Studying gamification: the effect of rewards and incentives on motivation. In Gamification in education and business (pp. 21–46). Springer.

Sadirman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Savery, J. R. (2015). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions. Essential Readings in Problem-Based Learning: Exploring and Extending the Legacy of Howard S. Barrows, 9, 5–15.

Sugiyono. (2016). Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suwandi, A., Folastri, S., Rangka, I. B., Sofyan, A., Hidayat, R., & Fijriani. (2014). Teknik dan Praktik Laboratorium Konseling: Panduan Praktis-Operasional Konseling Perorangan. Mujahid Press.

Ulya, H. (2016). Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Bermotivasi Belajar Tinggi Berdasarkan Ideal Problem Solving. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(1).

Utomo, M. (2016). Penerapan Metode Discovery Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X Mata Pelajaran Biologi Materi Jamur di SMA Negeri 3 Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 7(3).

Uwah, C., McMahon, H., & Furlow, C. (2008). School belonging, educational aspirations, and academic self-efficacy among African American male high school students: Implications for school counselors. Professional School Counseling, 11(5), 296–305.

Wassum, K. M., & Phillips, P. E. M. (2014). Probing the neurochemical correlates of motivation and decision making. ACS Publications.

Widiawati, I., Sapti, M., & Heru, K. (2014). Model Pembelajaran ATI dengan Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar. EKUIVALEN-Pendidikan Matematika, 8(2).

Willis, S. S. (2004). Konseling individual teori dan praktek. Bandung: Alfabeta, 79.

Yanti, S., Erlamsyah, E., & Zikra, Z. (2013). Hubungan antara Kecemasan dalam Belajar dengan Motivasi Belajar Siswa. Konselor, 2(1).

Zimmerman, B. J. (2000). Self-efficacy: An essential motive to learn. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 82–91.

Zuhri, M. H. (2016). Pembelajaran Kooperatif, Teknik Jigsaw, Motivasi Berprestasi, dan Hasil Belajar Geografi Siswa SMA. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1).




DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik.12147

Article Metrics

Abstract Views : 212 | PDF Views : 126

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Cindy Marisa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Bimbingan dan Konseling
Department of Guidance and Counseling
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.