Penggunaan layanan informasi untuk meningkatkan pemahaman tentang pendidikan seksual sejak dini pada murid Sekolah Dasar (SD)



Devi Ratnasari(1*), Neng Triyaningsih Suryaman(2), Djoni Aminuddin(3),

(1) Universitas Indraprasta PGRI
(2) Universitas Indraprasta PGRI
(3) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


Children become victims of sexual violence cause adverse effects including traumatic sexualization, stigmatization, betrayal, and powerlessness. This research is conduced as an effort to prevent victims of sexual violence in children through the early introduction of sexual education, and aims to encourage students to have an understanding of education sexual good since early. Students are expected to know and avoid if there is an indication of sexual violence that will occur. This research is conducted using information services to improve the understanding of sexual education early on elementary school students. This research aims to test the effectiveness of information services in improving the understanding of sexual education early on elementary school students. This research uses a research method of pre experimental design with one group approach pre-test and post-test one group design. Research hypothesis tested using non-parametric analysis due to the correlation of research samples and the data in ordinal form. Hypotheses test result show a significance score of 0,02 smaller than α, and are in the rejection area α = 0,05. This suggests the hypothesis is accepted that the use of information services effectively enhances the understanding of sexual education early on elementary school students

Keywords


Sexual Education, Information Service

Full Text:

PDF

References


Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Dewi, M. D. (2015). Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Seksual Melalui Layanan Informasi pada Siswa Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri Sumurrejo Kota Semarang Tahun Ajaran 2015/2016. (Bachelor, Minithesis). Universitas Negeri Semarang, Semarang. Retrieved from http://lib.unnes.ac.id

Handayani, N.H. (2012). Pelecehan dan Kekerasan Seksual. Guetau.com/informasi/hksr/pelecehan dan kekerasan seksual.html

Hastuti, Sri. (2014). Pendidikan Seksual Anak di T dan SD: Sebuah Interaksi Pelayanan Bimbingan. Makalah Seminar Sanata Dharma Berbagi “Pendidikan Seksual Anak di Masa Sekolah Awal”, Yogyakarta, 8 September 2014

Helmi, A. F., Paramastri, I., & Mada, U. G. (1998). Efektivitas Pendidikan Seksual Dini Perilaku Seksual SehaT. Jurnal Psikologi, (2), 25–34.

Herdiana, I. (2012). Dampak Psikososial Pada Anak Jalanan Korban Pelecehan Seksual Yang Tinggal di Liponsos Anak Surabaya. Jurnal Psikologi Kepribadian Dan Sosial, 1(2), 68–73.

Islami, D. (2015). Penerapan Pendidikan Seks Pada Anak Sekolah Dasar. Retrieved from http://islamidinah26.blogspot.com/2015/03/penerapan-pendidikan-seks-pada-anak.html

Kompas. (2016). Pendidikan Seksual Komprehensif Dinilai Efektif untuk Atasi Kekerasan Seksual. (Jumat, 13 Mei 2016, diunduh pada Januari 2019) dari http://nasional.kompas.com/read/2016/05/13/22572821/Pendidikan. Seksual.Komprehensif.Dinilai.Efektif.untuk.Atasi.Kekerasan.Seksual

KPAI. (2015). Pelaku kekerasan terhadap anak tiap tahun meningkat. Retrieved from http://www.kpai.go.id/berita/kpai-pelaku-kekerasan-terhadap-anak-tiap -tahun-meningkat/

Lagan, C. (2014). Sexual Harrassment or Sexual Assault? Do You Know the Difference?. (Diposting pada Rabu, 22 Januari 2014) diakses pada Januari 2019 dari http://allhands.coastguard.dodlive.mil/2014/01/22/sexual-harrasment-or-sexual-assault-do-you-know-the-difference/

Madani, Y. (2003). Pendidikan Seks untuk Anak dalam Islam. Jakarta: Pustaka Zahra

Mikdad, A. A. A. (2000). Pendidikan Seks Bagi remaja Menurut HUkum Islam. Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Noviana, I. (2015). Kekerasan seksual terhadap anak: dampak dan penanganannya. Sosio Informa, (200), 13–28.

Nugroho, S. . (2018, March 19). “Data Awal 2018, KPAI Sebut Korban Kekerasan Seksual Didominasi Anak Laki-laki.” Kompas.Com, p. 1. Retrieved from https://megapolitan.kompas.com/read/2018/03/19/18094101/data-awal-2018-kpai-sebut-korban-kekerasan-seksual-didominasi-anak-laki

Probosiwi, Ratih. & Bahransyaf, D. (2015). Pedofilia dan kekerasan seksual: masalah dan perlindungan terhadap anak. Sosio Informa, 1(1), 29–40.

Sumera, M. (2013). Perbuatan Kekerasan/Pelecehan Seksual terhadap Perempuan. Lex et Societatis, Vol.I/No.2/Apr-Jun/2013

Suwaid, M. I. A. H. (2010). Cara Nabi Mendidik Anak. Jakarta: Al-I’tishom Cahaya Umat

Winarsunu, T. (2008). Statistik dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan. Malang: UMM Press




DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik.31118

Article Metrics

Abstract Views : 212 | PDF Views : 155

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Devi Ratnasari, Neng Triyaningsih Suryaman, Djoni Aminuddin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Bimbingan dan Konseling
Department of Guidance and Counseling
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 
 

 Creative Commons License
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.