Pengaruh Job Satisfaction dan Psychosocial Safety Climate Terhadap Employee Engagement Pada Karyawan Konstruksi



Wenny Wulandari(1*),

(1) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


Kemajuan Perusahaan menjadi sorotan penting dalam menghadapi persaingan diera globalisasi. Perusahaan harus mempertahankan aset agar mampu menghadapi persaingan dengan merawat employee engagement. Penelitian ini bertujuan menguji Pengaruh job satisfaction dan psychosocial safety climate terhadap employee engagement pada karyawan jasa kontruksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Explanatory Survey. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 80 karyawan jasa kontruksi swasta di PT. X dengan masa kerja diatas satu tahun. Skala yang digunakan dalam penelitian ini Utrecht Work Engagement Scale (UWES), skala job satisfaction, dan skala psychosocial safety climate. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa job satisfaction berpengaruh sebesar 40,9% terhadap variabel employee engagement, variabel psychosocial safety climate berpengaruh sebesar 45,6% terhadap variabel employee engagement, sedangkan secara bersama-sama variabel job satisfaction dan psychosocial safety climate memiliki pengaruh sebesar 48,3% terhadap variabel employee engagement. Diketahui juga bahwa karyawan dalam penelitian ini memiliki job satisfaction, psychosocial safety climate, dan employee engagement yang tergolong dalam katagori sedang. Karyawan memiliki ikatan yang cukup kuat secara emosional dengan Perusahaan. Sikap engagement yang dimiliki oleh karyawan tidak luput dari faktor well being yang dimiliki, lingkungan kerja, dan juga peranan dari atasan/ pemimpin pada suatu departemen atau Perusahaan


Keywords


Employee engagement; Jasa Kontruksi; Job satisfaction; Psychosocial safety climate

Full Text:

PDF (Indonesia)

References


Ahsani, R. F., Sunarso, S., & Indriastuti, D. R. (2020). Work overload, turn over intention, dan work family conflicts pada pegawai perbankan di Surakarta. Research Fair Unisri, 4(1). https://doi.org/10.33061/rsfu.v4i1.3401

Anggraini, L., Astuti, E., & Prasetya, A. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi employee engagement generasi Y (Studi Pada Karyawan PT Unilever Indonesia Tbk-Surabaya). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 37(2).

Azwar, S. (2014). Reliabilitas dan validitas (edisi iv). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Chinanti, D. W. P., & Siswati, S. (2020). Hubungan antara kebahagiaan di tempat kerja dengan keterikatan karyawan pada karyawan pt. dwi prima sentosa Mojokerto. Jurnal EMPATI, 7(3), 1031–1037. https://doi.org/10.14710/empati.2018.21850

Cook. (2008). The essential: guide to employee engagement-better business performance through staff satisfaction. London: Kagon Page.

Dollard, M. F., & Bakker, A. B. (2010). Psychosocial safety climate as a precursor to conducive work environments, psychological health problems, and employee engagement. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 83(3). https://doi.org/10.1348/096317909X470690

Dollard, M. F., & Kang, S. (2007). Psychosocial safety climate measure. Adelaide: Work dan Stress Research Group, University of South Australia.

Ervianto, W. I. (2002). Manajemen poyek konstruksi (edisi pertama). Yogyakarta: Salemba Empat.

Fauzia, F. N., & Nurtjahjanti, H. (2013). Hubungan antara psychosocial safety climate dengan work engagement pada karyawan frontliner pt bank X tbk cabang area Y. Jurnal EMPATI, 2(3). https://doi.org/10.14710/empati.2013.7359

Finney, M. I. (2010). Engagement: cara pintar membuat karyawan mencurahkan kemampuan terbaik untuk perusahaan. Jakarta: PPM.

Garrick, A., Mak, A. S., Cathcart, S., Winwood, P. C., Bakker, A. B., & Lushington, K. (2014). Psychosocial safety climate moderating the effects of daily job demands and recovery on fatigue and work engagement. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 87(4). https://doi.org/10.1111/joop.12069

Hariandjana, M. T. E. (2005). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo.

Hasan, F. (2014). Apa Itu Employee Engagement? Diakses pada tanggal 06 Juni 2022, dari https://fakhrurrojihasan.wordpress.com/2014/02/11/apa-itu-employee-engagement/. Perspektif.

Idris, M. A., Dollard, M. F., & Winefield, A. H. (2011). Integrating psychosocial safety climate in the JD-R model: A study amongst Malaysian workers. SA Journal of Industrial Psychology, 37(2). https://doi.org/10.4102/sajip.v37i2.851

Kurniawati, I.D. (2018). Masa kerja dengan jobengagement pada karyawan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 02(August). https://www.mendeley.com/catalogue/026bc2fe-cbae-36b9-8dcc-8f489512a25d/

Lestari Endang. (2011). Pengaruh kepuasan kerja (job satisfaction) terhadap keterlibatan karyawan (employee engagement) paramedis di rumah sakit bersalin lombok dua Surabaya.Thesis (Skripsi). Surabaya:Universitas Airlangga. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/6121.

Lienardo, S., & Setiawan, R. (2017). Pengaruh Organizationnal Trust dan Job Satisfaction terhadap Employee Engagement pada Karyawan PT Bangun Wisma Sejahtera. Agora, 5(1). https://www.mendeley.com/catalogue/397c4246-f3ae-3a33-9f9f-ff4b25272056/

Macey, W. H., & Schneider, B. (2008). The Meaning of Employee Engagement. Industrial and Organizational Psychology, 1(1). https://doi.org/10.1111/j.1754-9434.2007.0002.x

Meuthia, F., & Ulfa, C. K. (2018). Pengaruh semangat kerja terhadap employee engagement pada PT. Perkebunan X. Psikologia: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 12(3), 134–152. https://doi.org/10.32734/psikologia.v12i3.2258

Murnianita, F. B. (2012). Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Employee Engagement Pada PT PLN (Persero) PUSDIKLAT. Jakarta: Fakultas Ekonomi UI.

Mustika, S. I., & Rahardjo, K. (2017). Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Employee Engagement dan Organizational Citizenship Behaviour (Studi pada Staf Medis Rumah Sakit Lavalette Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, 47(1), 9–15. https://www.mendeley.com/catalogue/533705ab-00bb-3f82-8ed6-fee427708eb5/

Nurjanah, R., Rofaida, R., & Suryana, S. (2017). Kepribadian karyawan dan budaya organisasi: faktor determinan keterikatan karyawan (employee engagement). Jurnal Manajemen, 20(2), 310. https://doi.org/10.24912/jm.v20i2.50

Nurwulandari, I., & Suwatno, S. (2017). Pengaruh Komunikasi Internal, Pengembangan Karir, Dan Penghargaan Intrinsik Terhadap Keterikatan Karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 8(2), 26. https://doi.org/10.17509/jimb.v8i2.12663

Pranowo, R. S. (2016). Pengaruh kepuasan kerja, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap turnover intention karyawan dengan lama kerja sebagai variabel pemoderasi (studi kasus pada CV. sukses sejati computama). PROFITA Kajian Ilmu Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta: Vol. 4 (4). https://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/profita/article/view/5630

Ramadhan, N. J. S. (2014). Pengaruh Employee Engagement di Human Capital Center. Jurnal Manajemen Indonesia, 14, 47–58. https://www.mendeley.com/catalogue/a66f16ba-7ca2-3fb4-8a04-964b9cb6a561/

Robin, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational behavior (15th ed.). Pearson Education, Inc., Prentice Hall.

Sari, W. P. (2015). Hubungan work family conflict dan work engagement pada wanita bekerja. (Skripsi tidak diterbitkan). Jakarta: Universitas Gunadarma.

Schaufeli & Bakker. (2004). Utrecht work engagement scale: preliminary manual. 1st version. Occupational Health Psychology Unit Utrecht University.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta: Bandung.

Sumarsono, S. (2003). Ekonomi manajemen sumber daya manusia dan ketenagakerjaan. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Thomas, C. H. (2007). A new measurement scale for employee engagement: Scale development, pilot test, and replication. Academy of Management 2007 Annual Meeting: Doing Well by Doing Good, AOM 2007. https://doi.org/10.5465/ambpp.2007.26501848

Trianto. (2011). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivitis. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Vania, L., & Purba, S. D. (2014). Pengaruh job satisfaction terhadap organizational citizenship behavior (OCB) dengan organizational commitment sebagai variabel intervening pada rumah sakit pantai indah kapuk di Jakarta. Jurnal Manajemen, 11(2), 99–119. https://doi.org/10.25170/jm.v11i2.823

Vazirani, N. (2007). Employee Engagement: Working Paper Series. SIES College of Management Studies.

Yuswardi, Y. (2019). Analisis Faktor-Fakror yang Mempengaruhi Keterikatan Karyawan pada Hotel Berbintang di Batam. Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 2(2), 394–405. https://doi.org/10.36778/jesya.v2i2.114




DOI: https://doi.org/10.26539/pcr.511260

Article Metrics

Abstract Views : 258 | PDF Views : 194

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2023 Wenny Wulandari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Publisher:
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Unit Pelayanan Bimbingan dan Konseling (UPBK) | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 
Phone: +62 (021) 7818718 – 78835283 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 


 Creative Commons License
Psychocentrum Review is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



View My Stats