Promosi Teh Hijau sebagai Minuman Kesehatan untuk Masyarakat Kecamatan Jebres, Kota Surakarta



Sardjiman Sardjiman(1), Rolando Rahardjoputro(2*), Joko Santoso(3), Nova Rahma Widyaningrum(4),

(1) Universitas Kusuma Husada Surakarta
(2) Universitas Kusuma Husada Surakarta
(3) Universitas Kusuma Husada Surakarta
(4) Stikes Mamba'ul Ulum Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Teh hijau telah lama digunakan oleh masyarakat sebagai minuman hangat untuk bersantai maupun sebagai pengobatan beberapa masalah kesehatan tertentu. Berbagai khasiat teh hijau terhadap tubuh menempatkan teh hijau sebagai salah satu minuman pilihan untuk kesehatan tubuh. Kegiatan promosi kesehatan ini dilaksanakan di salah satu kelurahan di kecamatan Jebres, Kota Surakarta dengan peserta ibu – ibu PKK kelurahan berjumlah 59 orang. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilakukan promosi kesehatan terhadap masyarakat dengan metode presentasi. Pemberian informasi mengenai teh hijau dilakukan secara presentasi dengan powerpoint ditambah bantuan leaflet. Peserta juga diberikan bingkisan berupa sampel teh hijau untuk dikonsumsi di rumah. Peserta kegiatan mengikuti jalannya acara dengan baik dan antusias. Evaluasi kegiatan telah dilaksanakan menggunakan metode pretest dan posttest dengan hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta kegiatan terhadap materi yang telah diberikan.


Full Text:

PDF

References


Adhy, S. (2020, June). Pelatihan Pembuatan Inovasi Variasi Olahan Teh Hijau, Pengujian Kandungan Flavonoid Dan Antioksidan Variasi Olahan Teh Hijau Di Desa Kaliprau. In Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat UNDIP 2020 (Vol. 1, No. 1).

Brannon. “Green Tea: New Benefit from an Old favorite.” Nutrition Dimention Inc; 2007; 1-6.

Chacko, S. M., Thambi, P. T., Kuttan, R., & Nishigaki, I. (2010). Beneficial effects of green tea: a literature review. Chinese medicine, 5, 13. https://doi.org/10.1186/1749-8546-5-13.

Kuriyama S, Shimazu T, Ohmori K, Kikuchi N, Nakaya N, Nishino Y, Tsubono Y, Tsuji I. Green tea consumption and mortality due to cardiovascular disease, cancer, and all causes in Japan: the Ohsaki study. JAMA. 2006 Sep 13;296(10):1255-65. doi: 10.1001/jama.296.10.1255. PMID: 16968850.

Marie, Pierre st, dan Onge. “Dietary Fats, Teas, Dairy, and Nuts : Potential Functional Foods for Wight Control.” Am J Clin Nutr. 2005; 81:7-15.

Pambudi, J. Potensi Teh sebagai Sumber Zat Gizi dan Peranannya dalam Kesehatan. Jakarta : Lembaga Riset Perkebunan Indonesia, Departemen Kesehatan dan kesejahteraan Sosial RI; 2009.

Ramadhan, P. A., Narwanto, M. I., & Sofiana, K. D. (2014). Efek Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis) terhadap Memori Kerja Spasial Tikus Wistar (Rattus novergicus) Remaja yang Diinduksi Etanol. Pustaka Kesehatan, 2(1), 9-13.

Riyani, A., Rahayu, S., Hayati, E., Dewi, N. U., & Suffa, H. I. (2021). Pemanfaatan Infusum Daun Teh Hijau (Camellia sinensis, L) untuk Mengatasi Stres Oksidatif Warga Desa Pasirkaliki Kecamatan Cimahi Utara. Prosiding Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, 1(2).

Syah. 2006. Taklukkan Penyakit dengan Teh Hijau. Jakarta : Agromedia Pustaka.

Unno, K. (2016). Prevention of brain aging by green tea components: role of catechins and theanine. The Journal of Physical Fitness and Sports Medicine, 5(2), 117-122.

Wulandari, R. dan Rahmanisa, S. “Pengaruh Ekstrak teh Hijau terhadap Penurunan Berat Badan pada Remaja. Majority. 2016;5(2):106-111.




DOI: https://doi.org/10.30998/ks.v2i3.2178

Article Metrics

Abstract Views : 84 | PDF Views : 64

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


KAPAS indexed by:



            

 

 


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 


View My Statis
Flag Counter