Generasi Muda Menjaga Eksistensi Bahasa Indonesia (PKM di SMA Negeri 3 Depok)



Lulu' Ur Rohmah(1*),

(1) University Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


Pengabdian ini dilatarbelakangi karena melihat kondisi penggunaan bahasa Indonesia yang semakin bergeser di kalangan generasi muda. Hal ini dikarenakan berbagai media yang mudah di akses di era digital terdapat berbagai informasi dari seluruh dunia dan memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia itu sendiri. Acap kali terlihat generasi muda saat ini menggunakan bahasa asing di kehidupan sehari-hari atau justru menggabungkan antara kosakata bahasa Indonesia dengan bahasa asing agar terlihat keren. Hal ini pun terjadi di kalangan generasi muda di SMA Negeri 3 Depok. Oleh sebab itu, hal ini harus segera diatasi, salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi terkait generasi muda menjaga eksistensi bahasa Indonesia. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam PKM ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian dari kegiatan ini berupa: tahap perencanaan (survei lokasi, wawancara, analisis permasalahan, studi pustaka, menyusun strategi sosialisasi pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar); tahap pelaksanaan (pelanyampaian materi dengan metode ekspositori); tahap evaluasi (melakukan refleksi dan pelaporan kegiatan abdimas).

Kata Kunci: generasi muda, eksistensi bahasa Indonesia, SMA Negeri 3 Depok


References


Amorita, N. I. (2024). Bahasa Indonesiad di Era Digital: Tantangan dan Masa Depannya. Bandung: CV. Intelektual Manifes Media.

Barnard, E., dkk. (2017). Pemartabatan Bahasa Indonesia dalam Menghadapi Perubahan Konstelasi Politik dan Ekonomi Dunia. Malang: Media Nusa Creative.

Kusyan, D. (2022). Pemertahanan Bahasa Indonesia terhadap Pengaruh Bahasa Asing pada Era Society 5.0. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(2), 2022, hal.134-142.

Oktavia, Y., Putra, E. E., dan Silalahi, M. (2019). Pembinaan budaya literasi berbasis android untuk kemahiran berbahasa Inggris dan kesantunan berbahasa. Dinimasa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 3, Juni 2019, 90-100.

Setyawati. R. (2013). Bahasa Indonesia sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia. Publikasi Ilmiah UMS.

Sugiarti, G. (2022). Fenomena Bahasa Gaul Bestie dan Eksistensi Bahasa Indonesia di Kalangan Remaja. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 1(4), Desember 2022.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009

Winarti, R., Slamet, S. Y., Syawaludin, A. (2023). Multimedia interaktif berbasis etnopedagogi untuk pembelajaran santun berbahasa di sekolah dasar. Purbalingga: Eureka Media Aksara.

Winata N. T. & Jasril. (2021). Eksistensi Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), hal. 47-51, Januari 2021. DOI: 10.33603/dj.v8i1.4227




DOI: https://doi.org/10.26539/drndra.v2i2.4189

Article Metrics

Abstract Views : 113 | PDF Views : 28 | PDF Views : 26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Lulu' Ur Rohmah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Office: 
Institute for Research and Community Services
(LPPM) Universitas Indraprasta PGRI

Kampus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. 

--------------------------------------

Dirandra dilisensikan di bawah Creative Commons - Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)


Dirandra Statcounter